Apa Itu Uptime Hosting ?

Apa Itu Uptime Hosting – In short : Hosting sering down tidak ya ? Jika Anda sering menanyakan itu, maka Anda perlu lihat uptime server yang diberikan. Masih bingung apa itu uptime ? Yuk cek artikelnya.

Apa itu Uptime Hosting ?

Uptime adalah ukuran berapa lama server telah berjalan. Ukuran ini direpresentasikan dalam bentuk %.

Sedangkan lawan kata uptime adalah downtime. Downtime menunjukkan berapa lama server atau layanan telah mati. Sama seperti uptime, downtime juga ditunjukkan dalam persen.

Uptime 99% maksudnya apa ?

Uptime server yang diberikan oleh layanan hosting macam-macam, mulai dari 99% sampai 99,98%. Walaupun perbedannya hanya 0,98% tapi artinya jauh berbeda.

Sebelum kita membahas arti angka itu, kita harus tahu dulu bahwa perhitungan uptime rata-rata dilakukan perbulan dan bukan perhari atau perminggu.

Uptime 99% perbulan berarti dalam satu bulanĀ  server tidak bisa diakses selama 7 jam dan 12 menit.

Uptime 99,9% perbulan berarti dalam satu bulan server tidak bisa diakses selama 43 menit dan 12 detik.

Uptime 99,99% perbulan berarti dalam satu bulan server tidak bisa diakses selama 4 menit 19 detik.

Uptime 99,999% perbulan berarti dalam satu bulan server tidak bisa diakses selama 26 detik

Uptime 99,9999% perbulan berarti dalam satu bulan server tidak bisa diakses selama 3 detik.

Terus Kalau Sudah Tau Bagaimana ?

Kalau kita sudah tau arti angka itu, berarti kita tinggal lakukan monitoring apakah hosting kita sudah berjalan sesuai Service Level Agreement atau belum.

Misal begini, hosting ABC memberikan jaminan uptime sebesar 99,9% perbulan artinya maksimal server tidak bisa diakses adalah 43 menit dan 12 detik. Berarti kalau dalam sebulan website Anda tidak bisa diakses selama 50 menit Anda berhak melakukan komplain.

Tapi, pastikan bahwa itu bukan kesalahan Anda.

Jangan lupa perhatikan juga jaminan uptime yang diberikan bagaimana. Terkadang ada beberapa jasa layanan hosting yang memberikan garansi uptime tapi tidak berlaku akumulasi dibawahnya.

Misalkan hosting ABC memberikan ketentuan uptime 99% dapat diklaim dengan syarat downtime berlangsung melebihi batas 1% dalam satu bulan, terjadi dalam satu waktu dan tidak termasuk akumulasi gangguan dibawah 1%.

Berarti perhitungan SLA seperti itu begini : Hosting 99% artinya maksimal downtime 1% perbulan adalah 7 jam dan 12 menit. Jika dalam rentang satu minggu website Anda tidak bisa diakses selama dua jam perhari maka Anda tidak bisa melakukan klaim walaupun bila diakumulasi perbulan hosting Anda up kurang dari 99%. Anda hanya bisa klaim jika dalam satu hari website Anda down lebih dari 7 jam 12 menit.

Tapi pada kenyataannya tidaklah separah itu.

Tidak ada hosting yang setiap harinya down 1 jam atau lebih. Rata-rata uptime hosting adalah 99,xx% perbulan.

Cara Monitornya Bagaimana ?

Tentu saja Anda tidak akan memantau dan menghitung secara manual berapa lama website Anda telah up.

Diinternet ada banyak sekali tools yang menyediakan free uptime monitor untuk situs Anda. Salah satu situs yang sering saya gunakan adalah Uptimerobot.

Uptime robot versi gratis mampu memonitor 5o website. Pengecekan dilakukan 5 menit sekali. Disitu Anda bisa cek kapan website Anda down dan total uptimenya.

Pengguna CloudFlare Hati-hati

Ketika Anda menggunakan CloudFlare berarti ketika CloudFlare down maka situs Anda juga akan down walaupun server Anda sebenarnya up.

Jadi, jangan terburu-buru mengkomplain pihak penyedia hosting.

Website saya pernah down sekitar 53 menit padahal server down hanya 27 menit.

Solusinya adalah monitor hostname Anda.

Untuk mengecek hostname silahkan gunakan tools ini. Saat melakukan pengecekan pastikan website Anda tidak sedang menggunakan layanan CloudFlare.

Dikolom kedua Anda akan menjumpai kata hostname : hostname.namapenyedia.tld.

Hostname itulah yang kemudian Anda monitor. Sehingga Anda tahu dengan pasti berapa lama server down tanpa menghitung jumlah downtime CloudFlare

Leave a Comment