Cara Menghitung Bandwith Hosting

Cara Menghitung Bandwith Hosting – In short : Saat kita membeli hosting, hal kedua yang perlu diperhatikan setelah disk space adalah kapasitas bandwith yang diberikan. Dengan memperhatikan kapasitas bandwith, kita akan tahu berapa jumlah visitor yang bisa diterima di website Anda. 

Apa itu Bandwith ?

Secara sederhana, bandwith menggambarkan tingkat lalu lintas dan jumlah data yang dapat ditransfer antara situs Anda dan visitor website. Saat Anda membeli hosting, provider hosting akan memberi batasan bandwith sesuai dengan paket yang Anda beli.

Bandwith yang Anda miliki akan direset setiap bulannya. Jadi begini, Anda membeli hosting di provider A dengan bandwith 500 GB. Sampai akhir bulan, bandwith Anda terpakai 300 GB. Dibulan berikutnya bandwith Anda akan kembali lagi menjadi 500 GB.

Menariknya, jika Anda ingin punya kapasitas bandwith yang besar artinya Anda harus membayar lebih untuk bandwith tersebut.

Tapi, perlukah Anda membeli paket hosting dengan bandwith super besar ? Jawabannya ya tergantung kebutuhan penggunaan hosting. Oleh karena itu diartikel ini kita akan membahas bagaimana menghitung jumlah visitor yang bisa ditampung dengan bandwith tertentu.

Sehingga jika Anda memang tidak membutuhkan bandwith besar, maka Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli bandwith .

Cara Hitung Bandwith

Katakanlah Anda membeli paket hosting A dengan bandwith 100 GB perbulan. Berapa jumlah visitor maksimalnya ?

Cara menghitungnya seperti ini :

1. Hitung page size

Anda harus tau berapa page size halaman website Anda. Cara mengeceknya bisa dilakukan melalui situs ini. Lalu masukkan salah satu alamat web Anda.

Sebagai contoh, setelah dites melalui situs ini ternyata page size blog saya adalah 1,3 MB.

2. Kalikan jumlah rata-rata visitor dalam sebulan

Kalikan page size tadi dengan jumlah rata-rata visitor Anda perbulan. Katakanlah perkiraan visitor untuk halaman tersebut adalah 1000 visitor. Maka, 1 MB x 1000 = 1000 MB

3. Kalikan dengan  page view

Sebelum menghitung, kita perlu tahu dulu perbedaan antara page view dan visitor. Visitor adalah berapa banyak orang yang mengunjungi anda, sedangkan page view adalah berapa banyak halaman yang dikunjungi oleh satu visitor. Jika 1 visitor hanya mengunjungi 1 halaman, berarti page viewnya 1. Jika 1 visitor mengunjungi 5 halaman, berarti page viewnya 5.

Setelah kita tahu perbedaan dua istilah tersebut, kita akan menghitung total bandwith terpakai dengan cara mengalikan page view per visitor (bukan perbulan) dengan jumlah rata-rata visitor.

Katanlah page view yang dihasilkan adalah 5. Maka, 1000 x 5 = 5000 MB

4. Kesimpulan 

Jadi, dalam satu bulan dengan page size 1 MB, page view 5, dan jumlah visitor adalah 1000 maka jumlah bandwith yang Anda habiskan adalah 5000 MB atau 5 GB.

Lalu, berapa banyak jumlah maksimal page view dan visitor yang dapat ditampung dengan bandwith 100 GB ?

Berarti Anda tinggal memperikaran angkanya. Jika tadi kita hitung visitornya 1000 per bulan, maka sekarang kita ganti 10000 per bulan dengan page view 5. Jadi, 10000x5x1 = 50000 MB = 50 GB. Ini berarti bandwith 100 GB dengan page size 1 Mb masih mampu menampung 10000 visitor perbulan dengan page view 5.

Untuk mencari angka maksimal, kita perlu menghitung lagi. Sekarang kita ganti visitornya menjadi 20000, dengan page view 5. Jadi, 20000x5x1 = 100000 MB = 100 GB. Nah, ini berarti dengan bandwith 100 GB jumlah maksimal visitor yang dapat ditampung adalah 20000 dengan page view 5.

Begitulah cara menghitung besaran bandwith yang terpakai dan jumlah maksimal visitor yang dapat ditampung. Tapi perlu Anda ingat bahwa hitungan tersebut adalah hitungan kasar. Artinya, hitungan tidak akan mencerminkan penggunaan asli dari bandwith yang digunakan. Tapi dengan hitungan tersebut Anda bisa memperkirakan besaran bandwith yang akan Anda pakai dan dapat memutuskan apakah perlu membeli hosting dengan bandwith besar atau tidak.

Leave a Comment