Cloud Hosting Bukan Pilihan

Cloud Hosting Bukan Pilihan – In short : Teknologi berkembang sangat pesat hingga muncullah sebuah istilah cloud computing yang berpengaruh juga terhadap teknologi hosting. Banyak yang menawarkan untuk beralih dari hosting konvesional ke cloud hosting. Tapi sebenarnya cloud hosting tidak selalu menjadi pilihan bagus. Bagaimana bisa ? Simak artikel berikut.

Mengenal Apa Itu Cloud Hosting

Cloud hosting adalah teknologi hosting yang membagi sumber daya ke banyak server. Hosting yang tidak menggunakan teknologi cloud hanya memiliki satu server sedangkan cloud hosting memiliki lebih dari satu server.

Hosting yang tidak menggunakan cloud disebut sebagai hosting konvesional atau hosting tradisional.

Ketika menggunakan konvensional hosting, semua traffic akan masuk ke satu server. Sedangkan menggunakan cloud hosting traffic akan dibagi ke dalam beberapa server. Jika satu server sudah overload maka otomatis server itu akan mengarahkan traffic ke server lain. Teknologi ini disebut juga sebagai load balancer.

Kok Bukan Pilihan ?

Mungkin Anda akan bertanya “Lho, teknologi itu kan bagus banget to ? Terus mengapa cloud hosting malah bukan satu-satunya pilihan yang baik ?”

Ya, walaupun menawarkan banyak kelebihan ternyata tidak semua kelebihan itu bisa terjadi secara nyata. Kelebihan cloud hosting ternyata masih bisa dipatahkan oleh konvesional hosting.

Beberapa kelebihan cloud hosting adalah seperti ini :

1. Jaminan uptime lebih baik dari konvensional hosting

Ya, teknologi cloud hosting menawarkan solusi uptime yang lebih baik karena jika salah satu server down atau tidak online maka server lain akan menggantikan peran server yang sedang down sehingga klien tetap dapat mengakses website tanpa tahu bahwa server sedang down.

Faktanya, konvesional hosting yang menyediakan uptime 99,98% juga banyak. Jika ternyata uptime kurang dari itu mereka bersedia untuk mengganti rugi.

2. Mampu memproses secara on the fly

Terkadang penyedia jasa layanan hosting (baca : hoster) perlu melakukan upgrade server baik fisik atau software. Proses ini seringkali mengharuskan server untuk di restart.

Padahal kita tahu bahwa proses restart server umumnya akan memakan waktu lama sekitar 15 menit hingga 30 menit. Apa artinya ? Artinya dalam rentang waktu itu website yang terhosting pada server itu tidak akan bisa diakses.

Tapi, dengan teknologi cloud ini tidak akan terjadi.

Mengapa ? Karena sama seperti poin sebelumnya saat satu server sedang tidak aktif maka server lain akan tetap melayani. Sehingga, proses upgrade tetap bisa berjalan tapi tidak menganggu klien.

Faktanya, seorang hoster tidak akan sering-sering untuk mengupgrade servernya. Belum tentu dalam rentang waktu satu tahun hoster akan melakukan upgrade server (hardware) secara terus-menerus.

Jika hoster akan melakukan upgrade hardware, umumnya proses ini dilakukan pada malam hari sekitar pukul 22.00 hingga 05.00. Malam hari dianggap pilihan baik karena pada malam hari visitor website tidak akan seramai siang atau sore hari. Hoster tidak akan melakukan upgrade pada jam kerja seperti siang hari atau sore hari.

Bagaimana dengan upgrade software ? Upgrade software tidak selalu membutuhkan restart server. Teknologi semakin canggih, sehingga proses upgrade software juga bisa dilakukan secara on the fly.

3. Fitur Fail-Over

Konvesional hosting hanya menggunakan satu server, sehingga jika server rusak maka website tidak akan bisa diakses sampai kerusakan diperbaiki. Kalau begini, pendapatan Anda bisa saja menurun drastis.

Sebenarnya sama seperti poin sebelumnya, kalau Anda menggunakan cloud hosting maka jika salah satu server rusak yang lain akan melayani sehingga website akan tetap berjalan. Inilah yang disebut sebagai fail-over

Nyatanya tidak selalu seperti itu.

“Maksudnya fail-over tidak selalu berfungsi ?” Bukan. Yang saya maksud adalah server konvensional sebenarnya sangat jarang rusak.

Sampai saat ini saya belum pernah menemui kasus server benar-benar rusak sehingga website tidak bisa diakses sama sekali.

Kita tahu bahwa komputer server itu berbeda dengan komputer pada umumnya. Komputer server dirancang khusus agar mampu menyala untuk waktu yang sangat lama.

Mungkin Anda akan bertanya lagi, “Kalau begitu apakah komputer server tidak panas ?” Tidak. Komputer server tidak akan panas karena data center memiliki pendingin khusus sehingga suhu server akan tetap stabil walaupun server telah menyala selama satu tahun.

Untuk poin ini kesimpulannya apa ? Kesimpulannya adalah fitur fail-over sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Karena walau bagaimanapun, hoster akan merawatnya dengan baik sehingga server tidak akan mengalami kerusakan fatal.

Masalah Lain Adalah Soal Resource

Kalau kita lebih cermat sebenarnya ada banyak cloud hosting yang menyediakan resource lebih kecil daripada konvesional hosting. Sedangkan cloud hosting sendiri harganya dua kali lipat lebih mahal ketimbang konvesional hosting.

Saya sering menjumpai kasus seperti ini :

Konvesional hosting A dengan space 1 GB dan unlimited bandwith memberikan resource Physical Ram sebesar 768 MB dengan virtual memori 2048 MB yang dijual seharga Rp 20.000 / bulan. Sedangkan cloud hosting B dengan kapasitas disk dan bandwith yang sama memberi resource physical ram sebesar 256 MB dan virtual memori 1024 MB dibandrol dengan harga Rp 30.000.

Dalam kasus seperti itu saya akan lebih memilih konvesional hosting daripada cloud hosting. Walaupun menggunakan teknologi cloud tapi kalau Anda hanya memiliki resource yang kecil sedangkan website Anda perlu menjalankan beberapa script berat tetap saja website akan down.

Bagaimana dengan Anda ?

Kesimpulan

Apakah tidak boleh menggunakan cloud hosting ? Ya boleh-boleh saja. Namun Anda perlu melakukan beberapa pertimbangan mengapa cloud hosting menjadi sebuah pilihan terbaik.

Jika cloud hosting menawarkan resource lebih kecil sedangkan harga lebih mahal daripada konvesional hosting yang menawarkan resource lebih besar mengapa tidak memilih konvesional hosting saja ?

Sehingga, pertimbangkanlah segala sesuatu dan jadilah pembeli yang cerdas.

2 thoughts on “Cloud Hosting Bukan Pilihan”

Leave a Comment