Mengenal Pengertian Domain Name Server dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu DNS

In short : Kamu pasti sering menggunakan internet. Tetapi tanpa DNS, internetmu tidak akan bisa dipakai. Kalau kamu seorang system administrator pemahaman tentang DNS adalah sesuatu yang harus kamu pelajari. Jadi, apa itu DNS dan bagaimana cara kerjanya ?

Apa itu DNS ?

Dilansir dari Wikipedia DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.

DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

Memahami DNS Lebih Mudah

Secara teknis penjelasannya seperti itu. Tapi mudahnya begini.

Saat kamu ingin buka website, kamu pasti memasukkan nama website misalnya google.com, ubuntu.com, microsoft.com, times.com, dan lain sebagainya. Nama website inilah yang disebut sebagai nama domain.

Tetapi sebenarnya internet tidak mengenal nama domain. Internet hanya mengenal ip adress. Jadi, internet tidak mengenali google.com, microsoft.com dan lain sebagainya.

Internet mengenali google.com sebagai 172.217.22.78, mengenali microsoft.com sebagai 23.100.122.175. Masalahnya, kalau kamu ingin berseluncur di internet (baca : browsing) kamu tentu saja tidak mau menghafal ip address tiap-tiap website.

Karena itu ada teknologi disebut sebagai DNS. DNS akan mengkonversi melookup nama domain menjadi ip sehingga internet dapat mengarahkan ke website yang kamu cari.

Bagaimana DNS Bekerja ?

DNS berfungsi untuk menghubungkan antara kamu dan internet. Jadi tanpa DNS kamu tidak akan bisa membuka website apapun.

Nah, sekarang pahami ini dulu.

Saat kamu mengetik tigerasoft.id, sebenarnya yang keluar adalah tigerasoft.id. (ada penambahan titik setelah ekstensi .id). Titik  ini berfungsi sebagai root.

Saat kamu mengetik tigerasoft.id. browser akan menentukan apakah itu berbentuk domain atau sudah berbentuk ip. Setelah diidentifikasi, browser akan berkomunikasi dengan sistem operasi yang kamu gunakan untuk meresolve apa yang kamu ketik.

Disinilah DNS bekerja.

Pada proses ini DNS akan bertanya ke server domain dan meminta arah menuju alamat domain yang kamu inginkan. Server kemudian mengindentifikasi apakah ekstensi domain apakah itu .com, .net, .org, .id dan lain sebagainya.

Yang paling penting dari proses ini adalah server domain mampu menemukan root domain. Selama root domain tidak ditemukan, berarti alamat website yang kamu cari tidak bisa ditemukan. Misalnya, kalau kamu memasukkan alamat seperti ini www.google.seo website tidak akan ditemukan karena rootnya domain .seo tidak ada.

Berikut adalah contoh tracing root domain :

root domain
Trace domain tigerasoft.id melalui website https://www.ultratools.com/tools/dnsLookupResult

Gambar diatas menjelaskan bahwa saat dns sedang melakukan look up, yang dilakukan dns adalah mencari root domain .id.

Setelah root domain ditemukan, root domain (.id misalnya) akan memberi informasi kepada DNS tentang informasi name server suatu domain. Disini root domain tidak tahu dimana ip tigerasoft.id tetapi tahu name server tigerasoft.id. Name server kemudian akan memberi pentunjuk untuk bertanya ke authoritative name server.

Secara teknis authoritative name server didefinisikan sebagai name server yang memiliki DNS Record yang sebenarnya misalnya (A, CNAME, PTR, dsb) untuk setiap domain atau ip.

DNS ini kemudian akan bertanya lagi ke authoritative name server tentang alamat ip suatu domain. Disinilah authoritative memberi jawab ip address website yang kamu cari. Setelah informasi didapatkan DNS memberi tahu browser “Hey, alamat domain tigerasoft.id adalah 198.41.215.162”

Tentang ISP Sensor

Saat kamu buka website, mungkin kamu pernah menjumpai “internet positif” atau block dari ISP sehingga website tidak bisa kamu buka. Ini terjadi akibat DNS yang kamu gunakan DNS ISP.

DNS ISP memiliki filter sendiri, sehingga ketika dia menemukan nama domain atau ip tertentu yang menurut mereka melanggar aturan maka otomatis akan menampilkan pesan error.

Jadi jelas kalau mau melewati sensor ISP kamu harus mengganti DNS mu dengan menggunakan DNS provider lain. Caranya ? Silahkan baca artikel ini https://www.tigerasoft.id/dnscrypt-tools-enkripsi-koneksi-internet/


Nah, sekarang sudah jelas kan bagaimana cara kerja DNS ?

Kalau kamu merasa penjelasan ini ribet kamu bisa nonton penjelasan visualnya lewat link berikut

Referensi :

Wikipedia – Sistem Penamaan Domain

DNSKnowledge – Authoritative Name Server (ANS)

 

2 thoughts on “Mengenal Pengertian Domain Name Server dan Cara Kerjanya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *