Pakai GTMetrix ? Jangan Salah Pakai Ya

In short : Pernah pakai GTMetrix ? Pernah pusing memikirkan optimasi kecepatan website ? Sebenarnya itu tidak perlu. Lho ? Ya, itu memang tidak perlu.

Apakah  GTMetrix Itu ?

Bagi Anda yang ingin mengoptimasi kecepatan website, maka saran terbaik adalah menggunakan tools GTMetrix.

Caranya mudah, Anda tinggal buka websitenya disini. Kemudian Anda tinggal masukkan alamat website, tunggu beberapa saat dan muncullah hasilnya.

Hasil ini berbentuk angka mulai dari A hingga F. A berarti kecepatan website sudah bagus, tapi kalau F berarti sangat buruk. Tidak hanya angka, tapi GTMetrix juga menyediakan saran apa saja yang perlu dioptimasi di website sehingga kecepatan maksimal.

GTMetrix memiliki lima parameter yaitu Google PageSpeed, YSlow, page load time, page size dan request.

Tapi, Lupakan Score GTMetrix

Walaupun GTMetrix dapat dijadikan alat untuk mengukur kecepatan website tapi sebenarnya kita tidak perlu terlalu mengejar scorenya.

Bahkan, lupakan score GTMetrix.

Mengapa begitu ? Karena sebenarnya GTMetrix tidak dapat dijadikan patokan untuk mengukur kecepatan website.

Alasannya begini :

1. Paling Penting Adalah Konten

Yang paling penting dari sebuah website adalah kontenya. Anda bisa saja memiliki score tinggi bahkan mencapai 99 dan 98 tapi kalau terlalu sibuk ngurusi optimasi kecepatan website terus melupakan kualitas konten maka lama kelamaan visitor akan berkurang.

Tentu Anda tidak mau punya website dengan score tinggi tapi pengunjungnya tidak ada.

Oleh karena itu, lupakan scorenya dan buatlah konten yang berkualitas.

2. Kalau kontennya sudah berkualitas, boleh dioptimasi ?

Boleh.

Tapi kembali lagi, apakah optimasi speed itu bermanfaat atau malah hanya buang-buang waktu ?

Maksudnya begini, gunakan GTMetrix jika website Anda benar-benar lambat untuk diakses dengan kecepatan internet normal.

Kalau diakses sudah relatif cepat tapi score GTMetrix masih jelek gimana ? Berarti tidak usah dioptimasi.

Itulah mengapa saya katakan score GTMetrix bukan patokan.

Mau tau faktanya ?

Faktanya adalah website besar seperti IDNTimes, Hipwee, bahkan CloudFlare itu sendiri score di GTMetrix tidak bagus.

Score CloudFlare di GTMetrix adalah B (85) dan D (68). IDNTimes scorenya B (80) dan D (64).

Yang paling parah adalah Hipwee. Mau tau ? Scorenya Hipwee adalah F (47) dan E (58).

Secara GTMetrix scorenya ketiga website tersebut tidak bagus bahkan sangat buruk. Tapi apakah mereka kehilangan visitor ? Tidak. Bahkan Hipwee disitusnya menyebutkan bahwa dirinya telah menarik lebih dari 1 juta pengunjung unik setiap bulannya.

Kenapa bisa begitu ? Karena kalau diamati, website tersebut sebenarnya tidak lambat diakses tapi kontennya juga berkualitas.

Jadi gimana ?

Fokuslah pada konten website. Kalau website Anda benar-benar lambat diakses misalnya website sudah dibuka tapi gambar belum keload maka gunakan GTMetrix untuk memperbaikinya.

Tapi kalau tidak, berarti Anda tidak perlu optimasi speednya.

 

Leave a Comment